Monday, August 10, 2015

Sepotong Malam Banowati



Perempuan itu duduk di sisi gazebo yang dikelilingi oleh kolam ikan
Di bawah sana, ikan-ikan lalu lalang berenang, berkelebat dalam penglihatan
Padahal hari sudah gelap
Lingkaran sempurna yang berpendar lembut memantulkan cahaya siang
Bulan menolong siapapun yang butuh cahaya malam itu

Perempuan itu memandang wajah bulan, galau
Istana dan pakaian bertahta emas yang dikenakannya tak mampu menawarkannya
Sebab wajah rembulan sedari tadi menjelma menjadi mahluk pujaannya
"Oh... Arjuna."

Sementara di punggung perempuan itu, seorang laki-laki bertubuh besar sedang memperhatikan
Ia berdeham sekali...
Membuyarkan segala apa yang indah nan sendu dan syahdu
Lengan besar itu merangkulnya, menuntun ke dalam peraduan
Perempuan itu manut, seperti seharusnya

Wajah rembulan kembali menjelma menjadi wajah mahluk pujaannya
Perempuan itu suatu saat akan kembali duduk di sana
memandangi wajah rembulan 
dan melupakan sejenak dunianya


- Sawitri Wening -



No comments:

Post a Comment